s'inscrire / se connecter

Sites pays et partenaires

Membres :
0 200 500 1000 2000 5000 10000+
Caroline SAMOSIR - Ajarin Indonesia

 

 

 

Caroline SAMOSIR

 

 

Setelah menyelesaikan M1 Inovasi dalam komunikasi di Université Paris 13, Caroline meluncurkan start-up miliknya bernama : Ajarin Indonesia, sebuah portal untuk mengidentifikasi, mengembangkan dan menyempurnakan bakat anak-anak berusia 4 sampai 16 tahun.

 

 contact : [email protected]

 

 

 

 

 

 

 

 

Saat ini saya sedang mengelola bisnis rumahan sendiri yang merupakan layanan pesan antar makanan dan minuman secara online, seperti yang dapat anda temukan pada instagram saya di @samolin.id.  Disamping itu, saya juga telah memulai startup saya pada 2016 yang diberi nama Ajarin Indonesia. Ini adalah portal untuk mengidentifikasi, mengembangkan dan menyempurnakan bakat anak-anak berusia 4 sampai 16 tahun. Kami percaya bahwa pendidikan yang sukses tidak hanya berasal dari sekolah, tapi juga dari bakat anak itu sendiri. Selain itu, juga dengan menghubungkan guru, orang tua dan bakat anak, kami membantu mempersiapkan masa depan anak-anak yang cerdas.

 

1.       Mengapa anda memilih Prancis sebagai negara tujuan untuk pendidikan anda ?

Pertama karena saya sangat menyukai bahasa Prancis. Selanjutnya, karena saya ingin melanjutkan Master saya pada jurusan komunikasi digital. Saya lebih memilih melakukannya di luar negeri karena teknologinya, terutama Eropa yang memiliki teknologi sangat maju. Alasan lain adalah karna biaya pendidikan di Prancis yang sangat terjangkau.

 

2.       Bisakah anda menceritakan kepada kami, pengalaman anda di Prancis sebagai pelajar di Université de Paris 13 ?

Saya selalu senang dan bersyukur telah diterima di sebuah universitas di Paris. Menurut saya, Paris adalah salah satu kota terindah di dunia. Ketika tiba di Paris, saat itu saya sangat takut tidak bisa mengikuti pelajaran, dan rindu akan rumah (home sick). Tetapi sedikit demi sedikit, saya bertemu dengan pelajar-pelajar  Indonesia yang sangat ramah. Saya kemudian menyadari bahwa banyak dari kami adalah anggota PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia). Dan tidak hanya mereka, saya juga bertemu dengan teman-teman prancis yang sangat ramah dan sangan membantu saya selama program studi saya. Minggu pertama masuk ke Universitas terasa sangat berat ; saya membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan ritme pengajaran di Prancis.

 

3.      Apakah yang memotifasi pilihan anda untuk kembali dan bekerja di Indonesia ?

Setelah hidup dan belajar tentang keadaan di negara maju, saya ingin kembali ke Indonesia untuk menerapkan apa yang telah saya pelajari di Paris. Indonesia memiliki banyak potensi untuk berkembang, termasuk peningkatan ekosistem digital dalam bentuk startup, terutama di dunia pendidikan.

 

 

 

4.       Dapatkan anda menceritakan kepada kami, pengalaman bekerja / wiraswasta anda ?

Tentu saja sebagai seorang entrepreuner, pasti akan mengalami jatuh bangun. Dari ditinggal tim, sampai jemput bola customer. Tapi saya menjalankannya dengan sangat senang karena efeknya ternyata banyak membantu orang untuk mencari uang dengan menjadi pengajar di Ajarin Indonesia.

 

5.       Apakah menurut anda pengalaman anda di Prancis membawa dampak positif di dalam karir / perusahaan anda ?

Dengan belajar di Prancis (Paris), kita tidak hanya mendapatkan ilmu saja, namun juga pengalaman dan mengenal budaya orang barat. Tentunya ini semua berpengaruh terhadap pola pikir saya sekarang dan bagaimana saya menjalankan startup & home business saya. Misalnya hal kecil adalah, saya menjadi lebih to the point dalam bersikap kepada team (ini juga termasuk salah satu efek kuliah di Paris dan ketemu dosen yang selalu ngomong blak-blak an).

.

                                                                                                                                                                                                                                                                                                            

 

 

 

 

 

A J A R I N      I N D O N E S I A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

      

 

 

 

 

 

 

 

 

 

reportage dans les médias :

 

https://inet.detik.com/cyberlife/d-3297730/demi-1000-startup-digital-caroline-cuti-dari-kuliah-di-prancis

https://inet.detik.com/cyberlife/d-3717943/rela-tunda-s2-di-paris-demi-bikin-startup-guru-privat

https://id.techinasia.com/startup-di-demo-day-gerakan-nasional-1000-startup-digital

https://www.hitsss.com/inilah-6-startup-terbaik-dari-gerakan-nasional-1000-startup-angkatan-pertama-2017/2/

https://swa.co.id/youngster-inc/youngsterinc-startup/program-1000-startup-luluskan-33-startup-di-tahap-pertama

https://kumparan.com/@kumparantech/13-startup-hasil-inkubasi-gerakan-1000-startup-mulai-tebar-pesona